Thursday, February 26, 2015

PELAUT, puisi karya Rr. Sri Indrati


PELAUT

Kucari kemesraan diantara kawanan burung
Dari titik pandang mata, hanya buih ombak
Laut cintaku, laut darahku, laut nafasku
Kutak punya siapa-siapa, sendiri

Rambut tlah memutih
Cintaku yang tak punya kini, beku hatiku
Debur ombak menggelora, selalu mengingatku pada seraut wajah
Lembut, teduh, yang selalu menyejukkan
Membayang menusuk hari-hariku
Kerlip bintang, kerlip kedipmu
Memukau indah dalam hening

Oh Tuhan
Takkan pernah dia datang sekejap
Takkan pernah dia tahu
Sampai rambutku memutih
Disitulah hatiku tertinggal

(SRI INDRATI)

Unsur intrinsik puisi.

No comments:

Post a Comment