Monday, January 22, 2018

KETIKA BAPAKKU SAKIT, Cerpen karya Rr. Sri Indrati



JUDUL           : KETIKA BAPAKKU SAKIT
KARYA         : SRI INDRATI
MENGUBAH PUISI YANG BERJUDUL KETIKA BAPAKKU SAKIT MENJADI SEBUAH CERITA

            Sudah seminggu aku tidak masuk sekolah merawar bapakku yang sedang sakit. Batuknya kambuh lagi, badannya kurus dan pucat dimakan penyakit. Batuk yang terus-menerus tiap malam.
Sudah seminggu tidak mengayuh becak, berarti sudah seminggu pula tidak ada penghasilan. Ibuku hanya menangis saja. Hasil berjualan gorengan hanya bisa untuk makan seadanya.
            Aku sebagai anak sulung mengajak kedua adikku untuk berjualan pisang goreng. Ibuku tidak bisa berjualan karena merawat bapakku yang sedang sakit. Aku selalu berharap pisang goreng cepat habis, agar bisa membeli obat untuk bapakku.
            Tono sahabat karibku di sekolah datang ke rumah menanyakan keadaanku. Kenapa aku tidak masuk sekolah selama seminggu ini. Tak lupa dia membawakan buku catatan sekolah selama seminggu. Tono memang teman terbaikku. Sebagai hadiah dan ucapan terimakasih atas kebaikan Tono, kuberikan dua pisang goreng. Kedua adikku protes, karena pisang goreng itu adalah jatah sarapan pagi mereka, sejak pagi mereka belum makan.
            Sudahlah adik-adikku, sementara ini tidak masalah kita kelaparan, yang penting sekolah tetap nomor satu, agar cita-citaku menjadi orang berjas dan berdasi tercapai. Bila nanti cita-citaku tercapai, akan kuberikan sekeranjang pisang goreng untuk kalian adikku yang manis.

No comments:

Post a Comment