Dekaplah aku ibu
Akan kutumpahkan segala nestapaku
Biarkan sejenak aku tidur di pangkuanmu
Aku terjatuh lelah
Jangan menangis ibu, inilah luka hidupku
Sudah saatnya kuceritakan nestapaku
Karena aku sudah dewasa dan tahu arti hidup
Salahkah aku ibu?
Kita sama wanita, yang kita punya hanyalah air mata
Maafkan aku, Ibu
Bertahun aku membisu
Menutupi lukaku, aku takut hati ibu kan terluka
Cinta adalah segalanya, cinta adalah kehidupan
Betulkah ibu? Jawablah
Aku semakin tak mengerti, hidupku seperti gelap
Kenapa aku harus alami?
Dapatkah ibu rasakan nestapaku
Tataplah mataku ibu
Disitu dapat terbaca
Karena mata tak bisa berdusta
Bimbinglah tanganku kembali seperti dahulu
Aku terlalu lemah, lelah, lunglai
Berilah kekuatan biar aku bisa bangkit
Biarkan sejenak aku tidur di pangkuanmu
Aku terjatuh lelah
Jangan menangis ibu, inilah luka hidupku
Sudah saatnya kuceritakan nestapaku
Karena aku sudah dewasa dan tahu arti hidup
Salahkah aku ibu?
Kita sama wanita, yang kita punya hanyalah air mata
Maafkan aku, Ibu
Bertahun aku membisu
Menutupi lukaku, aku takut hati ibu kan terluka
Cinta adalah segalanya, cinta adalah kehidupan
Betulkah ibu? Jawablah
Aku semakin tak mengerti, hidupku seperti gelap
Kenapa aku harus alami?
Dapatkah ibu rasakan nestapaku
Tataplah mataku ibu
Disitu dapat terbaca
Karena mata tak bisa berdusta
Bimbinglah tanganku kembali seperti dahulu
Aku terlalu lemah, lelah, lunglai
Berilah kekuatan biar aku bisa bangkit
(SRI INDRATI)
No comments:
Post a Comment